Skip to content

Retro Blog

Artikel Suka-Suka

images (18)

komputer

  Mungkin Anda tidak terlalu memperhatikan bunyi-bunyian pada komputer selain file musik MP3 yang memang mengalun merdu setia mendampingi Anda. Selain suara musik tersebut, mungkin suara komputer yang selalu Anda dengar adalah bunyi suara digital yang terdengar satu kali di saat Anda mulai menyalakan komputer. Sebenarnya ada bunyi-bunyi lain yang dipunyai komputer Anda selain bunyi-bunyian tadi. Orang-orang yang sudah malang melintang di dunia komputer biasa menyebutnya sebagai beep code.

Lalu, buat apa sih??

sebenarnya beep code ini? Beep code ini bisa dianalogikan dengan foto aura pada manusia yang bisa mendeteksi segala penyakit yang ada pada seseorang. Kalau pada foto aura tiap warna mengidentifikasikan sesuatu gejala penyakit, begitu pula dengan beep code yang ada pada setiap komputer. Ya, cukup dengan menyimak “lagu” yang didendangkan oleh BIOS ini, “penyakit” atau masalah yang ada pada PC bisa dideteksi secara dini. Ada dua standar yang biasa dipakai pada sebagian besar PC yaitu beep code buatan Phoenix dan American Megatrends Inc. Nah, sekarang segera cari tahu, standar yang mana yang dipakai oleh PC Anda! Untuk mengetahuinya, cukup melihat buku manual motherboard yang Anda beli atau restart PC Anda dan masuklah pada sistem BIOS. Di situ bisa Anda temukan sistem BIOS yang Anda pakai. Nah, kalau PC Anda memakai standar American Megatrends Inc. atau yang sering disingkat AMI BIOS, beginilah bunyi-bunyi yang ada bisa Anda dengar begitu PC Anda mulai dinyalakan dan masuk pada sistem BIOS.
1. TANPA ADA BUNYI SAMA SEKALI
Jika tidak terdengar bunyi sama sekali pada BIOS, berarti ada 3 kemungkinan masalah yang sedang dihadapi PC Anda. Pertama-tama coba periksa power supply komputer Anda, apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Kalau memang tidak ada tegangan sama sekali yang masuk, berarti masalah memang ada pada komponen tersebut. Kemungkinan kedua adalah motherboard yang “rewel”. Periksa apakah motherboard yang Anda pakai memang masih berfungsi bagus. Kemungkinan ketiga adalah speaker internal Anda yang tidak baik atau memang speaker tersebut tidak terpasang pada jack yang sesuai.
2. BEEP SATU KALI
Kata “Alhamdulillah” bisa Anda ucapkan sebagai rasa syukur. Ya, bunyi beep sekali menandakan semua komponen sistem PC yang bersangkutan bekerja dengan baik. Tapi ketika bunyi beep satu kali ini terdengar tetapi ada gambar apapun yang terlihat, periksalah, apakah kabel interface dari monitor sudah terhubung pada port video yang sesuai. Jika Anda memakai kartu grafis, tentulah kabel monitor harus tersambung pada kartu grafis tersebut dan bukan pada port video onboard pada motherboard. Tapi, kalau semua itu sudah oke semua, namun gambar tetap saja tidak terlihat pada layar monitor? Kalau keadaan ini terjadi, bisa dipastikan motherboard Anda mengalami masalah dengan chip yang berhubungan dengan urusan grafis. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mereset SIMM dan kemudian lakukanlah booting ulang. Jika kondisinya masih tetap sama, ini menandakan salah satu chip
memang rusak. Langkah satu-satunya yang paling aman adalah mengganti motherboard Anda!
3. BEEP DUA KALI
Kalau bunyi beep sebanyak ini yang Anda dengar, berarti ada sesuatu yang kurang beres dengan memori PC Anda. Periksa fasilitas video atau grafis yang ada. Jika fasilitas video ini bekerja dengan baik, pada monitor akan tampak pesan error. Apabila fasilitas ini memang tidak bekerja, berarti ada masalah dengan parity pada bagian 64KB yang pertama. Yang harus Anda lakukan adalah memeriksa SIMM yang ada. Pasang kembali komponen ini secara benar kemudian lakukanlah booting ulang. Jika bunyi sebanyak ini masih saja terdengar, berarti kerusakan ada pada chip memorinya. Cara lain juga bisa Anda lakukan yaitu dengan menukar kedudukan chip memori yang pertama dengan yang kedua. Ada baiknya Anda periksa dahulu pada buku manual mana tempat kedudukan memori pertama pada motherboard yang Anda pakai. Apabila memori yang dipakai ternyata masih dalam kondisi prima, itu berarti kerusakan ada pada motherboard.
4. BEEP TIGA KALI
Kalau bunyi seperti ini yang Anda dengar, lakukanlah pemeriksaan seperti langkah nomor tiga. Biasanya bunyi ini menandakan kerusakan atau kesalahan yang hampir sama dengan bunyi beep dua kali.
 
5. BEEP EMPAT KALI
Kesalahan yang terjadi yang menyebabkan BIOS “menyanyi” sebanyak ini hampir sama dengan bunyi beep dua kali maupun tiga kali. Langkah-langkah nomor tiga bisa dilakukan kembali untuk memeriksa kesalahan. Pada bunyi beep sebanyak ini, masalah bisa juga karena timer pada PC yang kurang berfungsi dengan baik.
6. BEEP LIMA KALI
Bunyi sebanyak ini menandakan motherboard Anda sedang “protes” karena sesuatu hal yang berhubungan dengan memori. Periksa memori yang ada, apakah kedudukannya sudah benar. Setelah itu lakukanlah booting ulang. Kalau semua langkah tersebut sudah dilakukan tapi BIOS tetap “meraung-raung” seperti ini, itu tandanya motherboard Anda harus diganti. Ada kiat lain yang bisa dilakukan bila masalah ini terjadi. Ganti prosesor Anda, meski cara ini boleh dibilang cukup mahal!
 
7. BEEP ENAM KALI
Kalau BIOS “merengek” sebanyak ini, berarti masalah sedang terjadi pada chipset di motherboard yang mengendalikan fungsi keyboard PC Anda. Atur kembali kedudukan chipset tersebut jika ternyata didapati chip ini tidak disolder. Jika bunyi beep sebanyak ini masih saja terdengar, gantilah chipset ini jika mungkin. Jika tidak, lagi-lagi dengan terpaksa Anda harus mengganti motherboard, apalagi jika didapati chipset ini memang sudah tersolder mati pada body-nya.
8. BEEP TUJUH KALI
Kalau “sirene” tanda bahaya dari BIOS terdengar sebanyak ini, siap-siaplah Anda menanggung kerugian yang lumayan gede. Ada dua kemungkinan kerusakan yang terjadi. Kemungkinan pertama adalah prosesor Anda yang patah salah satu kakinya atau prosesor tersebut tidak bekerja secara normal. Kemungkinan kedua, motherboard Anda kurang beres. Kalau Anda penasaran, coba pasang prosesor Anda tersebut pada PC yang lain. Kalau ternyata prosesor berjalan normal, berarti kerusakan terletak pada motherboardnya. Satu-satunya jalan yang harus dilakukan adalah mengganti prosesor atau motherboard. Semua itu tergantung kerusakan yang terjadi.
9. BEEP DELAPAN KALI
Dipastikan ada masalah yang terjadi pada kartu grafis yang Anda pakai. Pastikan kartu grafis tersebut telah terpasang dengan benar pada port-nya. Jika ternyata BIOS masih tetap mengeluarkan ”nyanyiannya”, itu berarti kartu grafis Anda rusak secara keseluruhan atau memori yang ada padanya yang rusak. Cara terbaik yang sebaiknya dilakukan adalah mengganti kartu grafis yang dipakai.
 
10. BEEP SEMBILAN KALI
Ini berarti BIOS Anda yang rusak. Ganti BIOS tersebut atau upgrade BIOS Anda. Kalau masih rusak juga, ganti motherboardnya!
11. BEEP SEPULUH KALI
Masalah Anda terletak pada bagian dalam CMOS. Semua chip yang terhubung dengan CMOS sebaiknya diganti akibat CMOS yang “ngambek” tersebut. Kiat yang paling jitu untuk mengatasi masalah ini adalah mengganti motherboard Anda dengan yang baru.
12. BEEP SEBELAS KALI
Seandainya bunyi sebanyak ini yang keluar dari speaker PC Anda, berarti masalah terletak pada cache memori dan PC Anda secara otomatis men-disable-nya buat Anda. Yang harus Anda lakukan adalah mengaktifkannya kembali dengan menekan tombol ctrl-altshift-+. Tapi jika kiat ini tidak juga manjur mengobati “penyakit”, gantilah memori Anda! Itulah berbagai kode-kode kesalahan yang disimbolkan dengan bunyi-bunyian pada PC. Seandainya bunyi seperti ini suatu kali terdengar di telinga Anda saat komputer dinyalakan, mudah-mudahan Anda tidak kelimpungan lagi mencari penyebabnya.

Pesan: semua proses solusi perbaikan diatas, sebaiknya dilakukan oleh anda yang paham betul dalam penanganan komputer.

*referensi : PC PLUS (Silvester Sila Wedjo)

Tags: , , ,

%d bloggers like this: